Selasa, 07 Januari 2014

GUA CERME BANTUL YOGYAKARTA

 
Kegiatan ALK selanjutnya yaitu menyusuri Gua Cerme. Gua Cerme adalah gua peninggalan sejarah yang terletak di dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul atau sekitar 20 km selatan Yogyakarta. Medan untuk menempuh gua  cèrme tidaklah mudah, pada saat itu saya beserta teman-teman menggunakan mantol karena cuaca yang hujan lebat dan jalan yang licin. Perjalanan menuju goa cèrme cukup ekstrim, karena ada salah satu teman saya yang terpleset dari motor karena jalan yang berlumpur.
 Gua Cerme memiliki panjang 1,5 km yang tembus hingga sendang di wilayah Panggang, desa Ploso, Giritirto, Kabupaten Gunungkidul. Di samping gua Cerme, disekitarnya terdapat gua lain yang lebih kecil seperti goa Dalang, goa Ledek, goa Badut dan goa Kaum yang sering digunakan untuk bersemedi. Untuk mencapai gua, terdapat tangga setinggi 759 m.
Kata cerme berasal dari kata ceramah yang mengisyaratkan pembicaraan yang dilakukan walisongo. Gua Cerme dulunya digunakan oleh para Walisongo untuk menyebarkan agama Islam di Jawa. Selain itu, gua Cerme juga digunakan untuk membahas rencana pendirian Masjid Agung Demak. Setiap Senin atau Selasa wage, selalu diadakan upacara syukuran untuk meminta berkah kepada Tuhan. Goa ini termasuk goa yang panjang dan dalam. Menurut saya daya tarik utama wisatawan dari Goa Cerme adalah keindahan batu stalagtit dan stalagmit serta adanya sungai bawah tanah dan banyaknya kelelawar di dalam gua. Lantai goa yang digenangi air tanah dengan rata rata kedalaman air sekitar 1 hingga 1,5 meter. Goa ini terdiri dari banyak ruangan, seperti panggung pertemuan, air zam zam, mustoko, air suci, watu kaji, pelungguhan / paseban, kahyangan, grojogan sewu, air penguripan, gamelan, batu gilang, lumbung padi, gedung sekakap, kraton, panggung, goa lawa dan watu gantung.
Pengalaman ini tak akan saya lupakan seumur hidup saya, kaena sangat berkesan dan dapat menambah wawasan tentang wisata khususnya di Jogja sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar